Home » » Tempat - Tempat indah di Bandung

Tempat - Tempat indah di Bandung

Written By Reza Ageng on Sunday, February 6, 2011 | 10:37 PM

Temen - temen bingun mau mau nyari tempat nongkrong atau wisata di bandung ??
ajak juga temen - temen dari luar kota yang belum pernah ke Bandung untuk dateng ke tempat - tempat disini...


langsung aja ya , Lets chekibrhottt :

  • Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif yang ada di Jawa Barat. Lokasinya terletak 2084 m di atas permukaan air laut. Selain daya tarik dari legenda cerita rakyat, gunung ini juga memiliki panorama alam yang indah. Hal inilah yang membuat kawasan gunung ini tetap menjadi primadona untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

Cerita legenda rakyat Tangkuban Parahu merupakan kisah cinta terlarang antara seorang anak dengan ibu kandungnya sendiri. Berdasarkan cerita legenda tersebut, gunung ini terbentuk akibat kemarahan Sangkuriang yang merasa gagal dalam mengabulkan permintaan Dayang Sumbi, yang meminta Sangkuriang untuk membuatkannya danau dan perahu besar. Dengan dilandasi kemarahannya, maka ditendanglah perahu yang telah dibuat menjadi tertelengkup (nangkub, dalam bahasa Sunda). Perahu inilah cikal bakal gunung Tangkuban Parahu.

Sedangkan berdasarkan sejarah geologinya, gunung Tangkuban Parahu terbentuk dari aktifitas letusan gunung api Sunda yang berulang - ulang. Catatan tertua tentang aktifitas gunung Tangkuban Parahu yaitu tahun 1829, 1846, 1862, 1887, 1896, 1910, dan 1929. Sampai saat ini, gunung ini masih terbilang aktif normal, namun belum pernah terjadi letusan yang mencolok.
Lembang, ± 30 km sebelah utara kota Bandung... 

 

Kawah Putih


  • Kawah Putih

Di ketinggian gunung Patuha tersembunyi keindahan Kawah Putih yang mulai terungkap pada tahun 1837 oleh seorang ilmuwan asal Belanda yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghun. Serasa tiada kata tersisa menyaksikan pesonanya di ketinggian 2194 m di atas permukaan laut dengan suhu sekitar 15-22 derajat Celcius. Bau belerang menjadi sajian yang tidak terpisahan ketika berdiri mengagumi kawah hijau muda yang dikelilingi oleh pasir putih serta riak air dalam kawah yang diikuti oleh asap tipis serta sesekali letupan lumpur hidup, yang menjadikannya sebuah atraksi alam yang sungguh mempesona.

Kawah Putih terbentuk dari aktifitas letusan gunung Patuha yang terjadi pada abad XII. Nama lain dari gunung Patuha menurut orang tua dahulu adalah gunung Sepuh. Lokasinya berada tepat di sebelah selatan kota Bandung. Daya tarik yang dimiliki danau kawah Putih ini adalah warna air yang berada di danau kawah yang selalu berubah - ubah warnanya bila terkena sinar matahari, serta permukaan kawah, pasir dan bebatuan yang didominasi oleh warna putih. Tak heran lokasi ini kemudian dinamakan Kawah Putih.

Berbagai fasilitas yang bersih dan nyaman telah disediakan untuk para pengunjung yang datang ke daerah ini. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain ruang informasi, taman bermain anak-anak, kebun binatang mini, kios cinderamata serta areal pelataran parkir yang luas dan aman.
Sekitar 2,5 jam atau kurang lebih 45 km dari kota Bandung,
Terletak di Gunung Patuha dengan ketinggian 2.194m dpl bagian Selatan kota Bandung - Ciwidey



 
 



  • SITU PATENGGANG

Obyek wisata Situ Patenggang terletak di ketinggian 1600 m di atas permukaan air laut dengan topografi daerahnya yang berbukit - bukit. Curah hujan di daerah ini cukup tinggi, biasanya kabut dingin turun setiap harinya dengan suhu 17 derajat sampai 23 derajat Celcius. Sumber air dari objek wisata Situ Patenggang ini berasal dari aliran sungai Cirengganis. Sungai ini mengalirkan airnya sepanjang tahun baik dalam musim hujan maupun musim kemarau.

Situ Patenggang merupakan salah satu objek wisata alam yang dijadikan primadona tempat wisata yang terletak di daerah kabupaten Bandung. Para pengunjung dapat melihat hamparan danau yang luas dengan sebuah pulau di tengahnya. Selain menawarkan pemandangan yang sangat indah, para pengunjung juga akan ditemani udara dingin dengan kesejukan alam pegunungan yang khas.

Hal menarik lainnya yang dapat dinikmati para pengunjung di kawasan objek wisata alam ini adalah setiap tahunnya diadakan acara ritual budaya syukuran yang dilakukan oleh masyarakat sekitar Situ Patenggang. Syukuran ini dilakukan sebagai wujud dari rasa kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap tanah leluhurnya. Kegiatan yang dilakukan biasanya penanaman bibit tanaman di pulau Cinta dan penebaran bibit ikan di sekitar kawasan Situ Patenggang. Pokoknya ini tempat asoy bgt buat yg lg Hot - hot nya. hehe
± 5 Km setelah Kawah Putih.


  • Cihampelas

Surganya belanja, itulah julukan yang layak bagi kota Bandung. Pesona belanjanya sungguh membuat Anda akan tetap betah menyusuri jalan Cihampelas. Di sepanjang jalan ini ramai dipadati oleh pusat pertokoan yang dikenal sebagai sentra jeans terbesar di Bandung. Anda tertarik untuk berburu jeans dengan harga miring atau hanya ingin menikmati atmosfir Cihampelas Walk? Silakan berkunjung ke Cihampelas.
 

 


  • Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo (SAU) didirikan pada tahun 1967 oleh Mang Udjo dan istrinya Uum Sumiati Udjo. SAU terletak di jalan Padasuka nomor 118 Bandung. Di tempat inilah kesenian musik angklung dilestarikan. Nama Udjo sendiri diambil dari nama pendiri sekaligus pemilik tempat. Berdirinya padepokan ini juga tidak lepas dari bantuan dan dorongan bapak Daeng Soetigna, seorang tokoh angklung yang juga merupakan guru dari Mang Udjo.

Angklung adalah sejenis alat musik yang terbuat dari bahan bambu yang mempunyai suara dan irama yang khas. Angklung merupakan gabungan dari beberapa instrumen yang terdiri atas pipa bambu dengan ukuran yang berbeda-beda dan ditempatkan di suatu bingkai yang kecil dan di guncangkan untuk mengeluarkan bunyi.

Selain tempatnya yang sangat khas dengan ornamen yang serba bambu serta dikelilingi rumah-rumah penduduk, SAU juga menawarkan daya tarik wisata dengan menampilkan pertunjukan angklung dan demonstrasi berbagai kesenian Sunda lainnya yang dibawakan oleh kelompok anak-anak. Tempat wisata ini selalu siap menyambut dan memberi ruang apresiasi bagi setiap pengunjung dengan melihat pertunjukan kesenian, belajar singkat bermain angklung dan melihat proses pembuatan alat musik angklung.


  • Dago Pakar - Maribaya
Mau berolahraga murah dan sehat? Jalan kaki sepanjang hutan Dago Pakar sampai dengan Maribaya dijamin murah dan sehat. Murah karena bayar tiket masuk Dago Pakar sekitar Rp 3000,- dan bayar lagi sekitar Rp 3000,- juga saat masuk ke kawasan Maribaya.


Berjalan kaki ke Maribaya ke Dago Pakar cukup nyaman karena jalan setapak disana sudah dipasangi paving block. Namun motor-motor ojeg yang berseliweran sangat sangat mengganggu kenyamanan berjalan kaki. Belum lagi asap motornya yang mengotori udara di hutan dan bunyinya yang berisik sanggup mengusir jin yang mungkin berdiam disana. Terasa sekali udara di pegunungan Bandung ini tidak sedingin dan sesejuk lima belas tahun lalu. Di kawasan Dago atas sekarang banyak perumahan, restoran, dan apapun itu. Dan hutan-hutan makin banyak saja yang ditebang, mungkin supaya lebih mudah banjir. Entahlah mungkin suatu hari kota Bandung akan dijadikan danau sekali lagi.

Tidur-tiduran di bawah pohon dengan menyewa samak, minum teh botol dan juga ngiler melihat orang-orang lain membuka timbel, Keluar dari kawasan Maribaya dengan berjalan kaki, dan kemudian naik angkot sampai Pasar Lembang. Dilanjutkan naik delman ke tempat ayam goreng. Tentu saja. Karena yang penting dari suatu kegiatan wisata, olahraga, dan lain sebagainya, tentu saja acara makannya!.


 
 
  • CARTIL (Caringin Tilu)
Caringin 3 terletak 5 km dari Jalan Suci, masuk dari jalan Padasuka Cicaheum. Kita akan lebih dulu melewati tempat wisata lain yaitu Saung Angklung Udjo yang terkenal.
Nama Caringin 3 disebut-sebut asalnya karena di daerah tersebut dahulu ada tiga buah pohon beringin besar. Namun sekarang hanya tinggal satu pohon yang tersisa.
Sangat disarankan melihat kondisi cuaca bila ingin berkunjung ke daerah ini. Jika mendung, gemerlap kota tidak akan terlihat. Pada malam-malam tertentu terutama malam Minggu, tempat ini banyak dikunjungi oleh remaja.

Jalan untuk menuju Caringin 3 cukup bagus, sehingga mudah untuk dilalui kendaraan roda dua atau roda empat. Meski demikian, kondisi kendaraan harus baik, karena tanjakan yang harus dilewati cukup terjal dan panjang.

Setelah melewati Kecamatan Cimenyan, jalan hanya cukup dilalui satu mobil saja sehinggga terkadang harus antre. Untuk melepas lelah terdapat saung (warung) yang menjual minuman hangat dan mie rebus dengan harga terjangkau. Jangan lupa siapkan jaket tebal. Ketika sudah berada di Caringin 3, angin bertiup cukup kencang yang tentunya sangat dingin.



  • CIATER

Jalancagak bukan kota besar tapi cuma sebuah Kecamatan di kabupaten Subang. Di Kecamatan inilah Permandian Air Panas Sari Ater terletak. Walau tidak seterkenal Ciater Jalancagak juga dapat anda kunjungi untuk menikmati nanas Simadu dan mengunjungi pasar tradisionalnya.

Tidak banyak tempat wisata disini, Cuma hamparan pohon teh akan menjadi pemandangan akrab saat melewati wilayah ini. Toko-toko yang menjual nanas disepanjanga jalan tersedia dengan banyaknya. Wisata utama di Kecamatan jalancagak adalah pemandian air panas Sari Ater – Ciater, apalagi malam hari, lampunya eksotis banget.. hehe, Nikmatilah pemandangannya, suasananya, hawanya, keramahan penduduk localnya saat anda berkunjung ketempat ini. Ramahlah saat anda berwisata karena keramahan itu akan dibayar lunas dengan keramahan orang-orang yang berada disekitar tempat wisata, tidak rugi khan?




Dan salah satu yang terkenal di kota Bandung





hahaha. bercanda.. jangan datang kesitu ya...
mungkin ada yang mau menambahkan ??

nah, semoga bermanfaat...



 
Share this article :

1 comment:

  1. Bandung memang ga ada matinya,,, bahkan untuk semua orang termasuk ibu hamil hehehe

    ReplyDelete

Terima kasih Sudah Memberikan Komentar, Tunggu Beberapa Saat Komentar Anda Sedang Di Riview Untuk Mencegah SPAM

 
Support : Harga Handphone Terbaru | Sepatu Pantofel | Jaket Kulit
Copyright © 2011. Science | Lifestyle - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger
close
close